SURABAYA IBU KOTA PROPINSI JAWA TIMUR
Surabaya terkenal dengan sebutan Kota Pahlawan karena sejarahnya yang sangat diperhitungkan dalam perjuangan Arek-Arek Suroboyo
(Pemuda-Pemuda Surabaya) untuk mempertahankan kemerdekaan bangsa
Indonesia dari penjajah. Kata Surabaya konon berasal dari cerita mitos
pertempuran antara sura/suro (ikan hiu) dan baya/boyo (buaya) yang akhirnya membentuk nama Surabaya.
Surabaya memiliki banyak pusat perbelanjaan mulai dari pusat
perbelanjaan modern, pusat grosir, hingga pasar modern dan tradisional.
Pusat perbelanjaan modern ternama di antaranya adalah Ciputra World Surabaya, Tunjungan Plaza, Pakuwon Trade Center
dan Supermal Pakuwon Indah (berada dalam satu gedung), Lenmarc,
EastCoast Center (mal bernuansa marina yang terdapat di Pakuwon City,
Surabaya Timur), Galaxy Mall,
Golden City Mall, Bubutan Golden Junction (BG Junction), Royal Plaza,
City of Tomorrow (CiTo), Surabaya Town Square (Sutos), Hi Tech Mall,
Grand City Mall, Maspion Square, MEX Building, Pasar Atum Mall, ITC
Surabaya, Plaza Marina (dahulu Sinar Fontana), dan Plaza Surabaya yang
oleh masyarakat Surabaya lebih dikenal dengan Delta Plaza, serta The
Empire Palace, yang merupakan wedding mall pertama di Indonesia, dan
pusat perbelanjaan modern lain yang tersebar di Surabaya. Sedangkan
pusat perbelanjaan tradisional ternama di antaranya Pasar Turi,
Pasar Atum, Kapas Krampung Plaza, dan Darmo Trade Center (DTC) yang
dahulunya adalah Pasar Wonokromo, serta pasar-pasar tradisional lainnya
yang juga tersebar di Surabaya. Setiap tahun pada bulan Mei (tanggal 1
hingga 31 Mei), pemerintah kota yang bekerjasama dengan mall-mall,
menyelenggarakan even Surabaya Shopping Festival (SSF),
Sebagai Kota metropolis,Kota Surabaya sangat berprestasi dalam bidang lingkungan. Kota ini telah
meraih banyak penghargaan dalam bidang lingkungan hidup dan tata
kotanya baik dalam skala nasional maupun internasional. Penghargaan yang
berhasil diterima Surabaya diantaranya adalah adipura, adipura kencana,
adiwiyata, wahana tata nugraha, dan sebagainya. Piala adipura yang
pernah diterima Surabaya yaitu pada kurun tahun 1980-an dan 1990-an
selama beberapa kali, sedangkan piala adipura kencana kategori kota
metropolitan terbersih yaitu selama beberapa kali pada kurun 1990-an dan
pada kurun tahun 2006 hingga 2014 sebanyak sembilan kali
berturut-turut, sehingga Surabaya pernah mendapat julukan sebagai kota adipura.
Kota ini juga beberapa kali memperoleh penghargaan dari pemerintah
pusat sebagai salah satu kota besar dengan kualitas udara terbaik di
Indonesia. Surabaya pada tahun 2012 pernah meraih penghargaan "kota
terbaik partisipasinya se-Asia Pasifik" oleh Citynet atas keberhasilan
pemerintah kota dan partisipasi rakyat dalam mengelola lingkungan.
Surabaya juga pernah memperoleh penghargaan ASEAN Environmentally Sustainable City Award
atau "kota dengan penataan lingkungan berkelanjutan terbaik se-ASEAN"
pada tahun 2011 dan 2014. Namun, terlepas dari itu, tidak sedikit
kawasan di Surabaya yang masih terlihat kurang tertata, terutama di
daerah Surabaya Selatan dan Surabaya Utara. Hal ini menjadi perhatian
pemerintah kota untuk menata kembali lingkungan kawasan tersebut.
Surabaya memiliki iklim tropis
seperti kota besar di Indonesia pada umumnya di mana hanya ada dua
musim dalam setahun yaitu musim hujan dan kemarau. Curah hujan di
Surabaya rata-rata 165,3 mm. Curah hujan tertinggi di atas 200 mm
terjadi pada kurun Januari hingga Maret dan November hingga Desember.
Suhu udara rata-rata di Surabaya berkisar antara 23,6 °C hingga 33,8 °C.
Hingga tahun 2009, pertumbuhan panjang jalan di Surabaya hanya sekitar
0,01 persen per tahun. Hal ini tidak sebanding dengan pertumbuhan
kendaraan bermotor yang mencapai sekitar 7 - 8% setiap tahunnya.
Kemacetan yang terjadi di Surabaya dipicu oleh pertumbuhan kendaraan
yang tidak sebanding dengan kapasitas jalan. Untuk mengurangi kemacetan
tersebut, pemerintah kota telah membangun banyak ruas jalan baru, di
antaranya pembangunan frontage road Ahmad Yani yang terbagi atas sisi timur dan barat masing-masing sepanjang 4 km. Frontage road ini direncanakan akan tembus hingga kawasan Buduran, Kabupaten Sidoarjo. Selain itu pemerintah kota telah menyelesaikan pembangunan Jalan Lingkar Dalam Timur (Middle East Ring Road)
sepanjang 10,98 km antara daerah Kenjeran hingga Tambak Sumur yang
menghubungkan antara Jembatan Suramadu dan Bandara Internasional Juanda;
serta pembangunan box culvert yang masif di Surabaya untuk
mengurangi kemacetan sekaligus mengantisipasi banjir. Selain itu,
pemerintah kota Surabaya juga tengah memulai pembangunan Jalan Lingkar
Luar Timur (Outer East Ring Road) sepanjang 17 km antara daerah
Kenjeran hingga Gunung Anyar yang juga menghubungkan antara Jembatan
Suramadu dan Bandara Internasional Juanda dan Jalan Lingkar Luar Barat (West Outer Ring Road)
sepanjang 26,1 km antara daerah Romokalisari hingga Lakarsantri yang
menghubungkan kawasan selatan Surabaya dengan Terminal Pelabuhan Teluk
Lamong. Selain membangun jalan lingkar, pemerintah kota juga segera
memulai pembangunan underpass jalan Mayjen Sungkono dan Ahmad Yani, flyover
jalan Ahmad Yani, serta pembangunan jembatan di atas laut sepanjang 700
meter yang menghubungkan kawasan Pantai Kenjeran dengan Jalan Lingkar
Luar Timur untuk mengurangi kemacetan di kawasan Surabaya Barat, Timur,
dan Utara. Masalah banjir juga menjadi ancaman serius bagi warga kota.
Untuk mengantisipasi terjadinya banjir, pemerintah kota telah membangun
banyak rumah pompa yang tersebar di beberapa titik Surabaya di antaranya
Mulyorejo dan Jemursari. Selain rumah pompa, pemerintah kota juga
membangun banyak taman yang digunakan sebagai sumber resapan air
sekaligus area berinteraksi warga, serta melakukan pembersihan dan
perawatan sungai-sungai besar di Surabaya secara intensif.
Surabaya memiliki luas sekitar 333,063 km² dengan penduduknya
berjumlah 2.909.257 jiwa (2015). Daerah metropolitan Surabaya yaitu Gerbangkertosusila yang berpenduduk sekitar 10 juta jiwa, adalah kawasan metropolitan terbesar kedua di Indonesia setelah Jabodetabek. Surabaya dilayani oleh Bandar Udara Internasional Juanda, Pelabuhan Tanjung Perak, dan Pelabuhan Ujung.
| Di sektor pariwisata, surabaya memiliki objek wisata alam Kebun Binatang Wonokromo dan |
Pantai Kenjeran.Kota ini juga mempunyai banyak wisata
sejarah dari kenangan Soerabaja Tempo Doeloe , gedung-gedung tua peninggalan
zaman belanda dan jepang salah satunya adalah Hotel Oranje atau Yamato.
Disamping dianugerahi wisata sejarah, surabaya juga kaya akan wisata belanja.
Sebagai kota perdagangan, surabaya memiliki cukup banyak pusat perbelanjaan
dan mal.
Di sektor pariwisata,
surabaya memiliki objek wisata alam Kebun Binatang Wonokromo dan Pantai
Kenjeran. Kota ini juga mempunyai banyak wisata sejarah dari kenangan
Soerabaja Tempo Doeloe , gedung-gedung tua peninggalan zaman belanda dan
jepang salah satunya adalah Hotel Oranje atau Yamato. Disamping
dianugerahi wisata sejarah, surabaya juga kaya akan wisata belanja.
Sebagai kota perdagangan, surabaya memiliki cukup banyak pusat
perbelanjaan dan mal.
Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
Sebagai kota
metropolitan, Surabaya menjadi pusat kegiatan perekonomian di daerah
Jawa Timur dan sekitarnya. Sebagian besar penduduknya bergerak dalam
bidang jasa, industri, dan perdagangan sehingga jarang ditemukan lahan
persawahan. Banyak perusahaan besar yang berkantor pusat di Surabaya,
seperti PT Sampoerna Tbk, Maspion, Wing's Group, Unilever, dan PT PAL.
Kawasan industri di Surabaya diantaranya Surabaya Industrial Estate
Rungkut (SIER) dan Margomulyo. Sektor industri pengolahan dan
perdagangan yang mencakup juga hotel dan restoran, merupakan kontributor
utama kegiatan ekonomi surabaya yang tergabung dalam nilai Produk
Domestik Regional Bruto (PDRB).
Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
Sebagai kota
metropolitan, Surabaya menjadi pusat kegiatan perekonomian di daerah
Jawa Timur dan sekitarnya. Sebagian besar penduduknya bergerak dalam
bidang jasa, industri, dan perdagangan sehingga jarang ditemukan lahan
persawahan. Banyak perusahaan besar yang berkantor pusat di Surabaya,
seperti PT Sampoerna Tbk, Maspion, Wing's Group, Unilever, dan PT PAL.
Kawasan industri di Surabaya diantaranya Surabaya Industrial Estate
Rungkut (SIER) dan Margomulyo. Sektor industri pengolahan dan
perdagangan yang mencakup juga hotel dan restoran, merupakan kontributor
utama kegiatan ekonomi surabaya yang tergabung dalam nilai Produk
Domestik Regional Bruto (PDRB).
Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
Sebagai kota
metropolitan, Surabaya menjadi pusat kegiatan perekonomian di daerah
Jawa Timur dan sekitarnya. Sebagian besar penduduknya bergerak dalam
bidang jasa, industri, dan perdagangan sehingga jarang ditemukan lahan
persawahan. Banyak perusahaan besar yang berkantor pusat di Surabaya,
seperti PT Sampoerna Tbk, Maspion, Wing's Group, Unilever, dan PT PAL.
Kawasan industri di Surabaya diantaranya Surabaya Industrial Estate
Rungkut (SIER) dan Margomulyo. Sektor industri pengolahan dan
perdagangan yang mencakup juga hotel dan restoran, merupakan kontributor
utama kegiatan ekonomi surabaya yang tergabung dalam nilai Produk
Domestik Regional Bruto (PDRB).
Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
Sebagai kota
metropolitan, Surabaya menjadi pusat kegiatan perekonomian di daerah
Jawa Timur dan sekitarnya. Sebagian besar penduduknya bergerak dalam
bidang jasa, industri, dan perdagangan sehingga jarang ditemukan lahan
persawahan. Banyak perusahaan besar yang berkantor pusat di Surabaya,
seperti PT Sampoerna Tbk, Maspion, Wing's Group, Unilever, dan PT PAL.
Kawasan industri di Surabaya diantaranya Surabaya Industrial Estate
Rungkut (SIER) dan Margomulyo. Sektor industri pengolahan dan
perdagangan yang mencakup juga hotel dan restoran, merupakan kontributor
utama kegiatan ekonomi surabaya yang tergabung dalam nilai Produk
Domestik Regional Bruto (PDRB).
Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
Sebagai kota
metropolitan, Surabaya menjadi pusat kegiatan perekonomian di daerah
Jawa Timur dan sekitarnya. Sebagian besar penduduknya bergerak dalam
bidang jasa, industri, dan perdagangan sehingga jarang ditemukan lahan
persawahan. Banyak perusahaan besar yang berkantor pusat di Surabaya,
seperti PT Sampoerna Tbk, Maspion, Wing's Group, Unilever, dan PT PAL.
Kawasan industri di Surabaya diantaranya Surabaya Industrial Estate
Rungkut (SIER) dan Margomulyo. Sektor industri pengolahan dan
perdagangan yang mencakup juga hotel dan restoran, merupakan kontributor
utama kegiatan ekonomi surabaya yang tergabung dalam nilai Produk
Domestik Regional Bruto (PDRB).
Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu
Copy the BEST Traders and Make Money : http://bit.ly/fxzulu

No comments:
Post a Comment